Saat melakukan pemotongan laser, pilihan antara defokus positif (positive focus) dan defokus negatif (negative focus) terutama bergantung pada jenis material, ketebalan pelat, dan persyaratan proses. Berikut adalah panduan pengambilan keputusan yang jelas dan mudah dipahami.
Prinsip-prinsip Inti
Fokus penuh (tanpa fokus):Energi terkonsentrasi paling tinggi, menghasilkan lebar potongan paling sempit. Cocok untuk memotong lembaran tipis dengan presisi tinggi dan kecepatan tinggi, mesin ini memprioritaskan "kehalusan".
Fokus negatif (defokus negatif):Energi yang dipancarkan lebih tersebar, menghasilkan celah pemotongan yang lebih lebar. Cocok untuk pelat tebal, alat ini meningkatkan pembuangan terak dan melindungi lensa, dengan fokus pada "daya tembus dan kualitas".
Kapan Anda harus menggunakan teknik editing fokus penuh (tanpa defokus)?
Skenario penggunaan: Memotong pelat tipis (biasanya kurang dari 3 mm), terutama dalam aplikasi dengan persyaratan tinggi untuk presisi dan kecepatan.
1. Pemotongan presisi pelat tipis:
- Contoh material: lembaran baja karbon tipis, lembaran baja tahan karat, kuningan, lembaran aluminium, dll.
- Alasan: Pelat tipis menghasilkan lebih sedikit terak cair, sehingga celah potong yang lebar tidak diperlukan untuk membuangnya. Penggunaan fokus positif dapat menghasilkan titik potong terkecil dan kepadatan energi tertinggi, sehingga mencapai kecepatan pemotongan yang sangat tinggi dan penampang melintang vertikal yang halus.
2. Presisi tinggi dan celah sempit:
- Contoh aplikasi: suku cadang presisi, komponen elektronik, perhiasan, pola berongga, dll.
- Alasan: Lebar celah yang dihasilkan oleh fokus positif adalah yang paling sempit, dengan kehilangan material yang lebih sedikit, dan dapat memotong kontur yang sangat halus dan sudut tajam untuk menghindari peleburan yang berlebihan.
3. Mengejar kecepatan pemotongan:
- Saat memotong pelat tipis, kepadatan energi yang tinggi dalam mode fokus positif berarti kecepatan umpan yang lebih cepat dapat digunakan, sehingga meningkatkan efisiensi produksi.
Ringkasan:Saat memotong material tipis, dan tujuan utamanya adalah kecepatan, akurasi, dan lebar potongan yang sempit, prioritasnya adalah memilih fokus yang positif.
Kapan harus memotong dengan fokus negatif (defokus negatif)?
Skenario aplikasi: memotong pelat sedang dan tebal (biasanya ≥ 3mm), terutama ketika dibutuhkan pembuangan terak yang baik dan kualitas penampang yang bagus.
1. Pemotongan piring:
- Contoh material: baja karbon, baja tahan karat, pelat aluminium, dll. dengan ketebalan di atas 3 mm.
- Alasan: Pelat tebal menghasilkan sejumlah besar logam cair (terak). Kokas negatif menyediakan celah yang lebih lebar, memungkinkan gas bantu (seperti oksigen atau nitrogen) untuk meniup terak menjauh dari bagian bawah dengan lebih efektif, mencegah terak menggantung dan memotong.
2. Membutuhkan bagian berkualitas tinggi:
- Alasan: Untuk pelat tebal, jika fokus positif digunakan, energi terkonsentrasi pada permukaan atas, yang akan menyebabkan bagian atas menjadi halus dan bagian bawah menjadi kasar. Fokus negatif membuat distribusi energi lebih seragam dalam arah ketebalan pelat, sehingga menghasilkan permukaan pemotongan yang lebih konsisten dan halus dari atas ke bawah.
3. Lindungi cermin fokus:
- Alasan: Saat memotong pelat tebal, terutama pelat baja dengan lapisan karat atau material yang rentan terhadap percikan logam dalam jumlah besar, pengaturan fokus negatif membuat fokus terletak di dalam benda kerja, yang meningkatkan jarak dari permukaan atas benda kerja ke cermin fokus dan mengurangi risiko percikan logam mengenai dan merusak cermin fokus yang mahal.
4. Proses spesifik (seperti pemotongan paduan aluminium dengan nitrogen):
- Alasan: Nitrogen biasanya digunakan sebagai gas bantu saat memotong paduan aluminium. Aliran udara bertekanan tinggi diperlukan untuk meniup aluminium cair. Lebar celah yang dihasilkan oleh kokas negatif sangat penting untuk aliran dan pembuangan terak nitrogen bertekanan tinggi, dan merupakan kunci untuk memastikan pemotongan bebas dari gerinda dan menghasilkan permukaan yang cerah.
Ringkasan:Saat memotong material yang lebih tebal dan tujuan utamanya adalah untuk memastikan pemotongan tembus, mengurangi terak, mendapatkan penampang yang seragam, dan melindungi peralatan, penggunaan kokas negatif lebih disukai.
Diagram Alur Pengambilan Keputusan Cepat
Tips dalam praktik
1. Tingkat defokus optimal diuji:Aturan-aturan di atas adalah pedoman umum. Jumlah defokus optimal untuk mesin perkakas dan material tertentu perlu ditentukan melalui pengujian proses. Operator akan melakukan "uji celah" untuk menemukan parameter optimal dengan mengamati kualitas penampang dan terak yang menggantung.
2. Pengaturan fokus negatif:Besarnya fokus negatif biasanya bukan nilai tetap, tetapi rentang yang terkait dengan ketebalan pelat. Titik referensi awal yang umum adalah 1/4 hingga 1/3 dari ketebalan lembaran. Misalnya, untuk memotong baja karbon setebal 12 mm, pengujian dapat dimulai dari -2 mm hingga -3 mm.
3. Material adalah kuncinya:Material yang berbeda memiliki sensitivitas fokus yang berbeda. Misalnya, baja tahan karat lebih sensitif terhadap fokus daripada baja karbon.
Waktu posting: 29 April 2026
Telepon: +8618853401859
E-mail: a.ren@pw-laser.com



